Pengertian Dataran, Jenis-Jenis, Perbedaan Terlengkap

Pengertian Dataran, Jenis-Jenis, Perbedaan Terlengkap – Pada pembahasan kali ini Sepengetahuan.Com akan menjelaskan tentang Dataran. Dataran merupakan sebuah wilayah yang mempunyai ketinggian dan ditempati oleh manusia.

Pengertian Dataran, Jenis-Jenis, Perbedaan Terlengkap

Suatu dataran selain memiliki ketinggian yang landai atau rata juga sangat baik untuk digunakan sebagai tempat bercocok tanam. Untuk itu berikut ini kami akan menjelaskan definisi dataran, apa saja jenis-jenisnya, dan perbedaan antara dataran tinggi dan dataran rendah. Simak selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Dataran

Dataran merupakan suatu daerah atau area yang mempunyai tempat yang landai atau hampir rata. Dataran ini menggambarkan suatu tempat yang bisa dijangkau atau dipakai untuk tempat tinggal manusia. Dan dataran bisa dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan bercocok tanam atau dipakai dalam aktivitas lain.

Jenis-Jenis Dataran

Pengertian Dataran, Jenis-Jenis, Perbedaan Terlengkap

Secara umum, dataran dapat ditemukan di beberapa wilayah termasuk di Indonesia. Adapun jenis dari dataran antara lain sebagai berikut:

Dataran Pantai

Dataran pantai merupakan dataran yang berada di dekat laut. Dataran ini mempunyai ketinggian dibawah 200 meter dari tinggi permukaan air laut dan masih mengalami pengaruh dari laut langsung. Dataran pantai seringkali mempunyai pemandangan yang sangat spesial karena adanya pantai dan anginnya juga banyak sebab berbatasan dengan laut langsung.

Dataran pantai juga adalah tempat yang sangat baik dimanfaatkan dalam pariwisata dan pantai yang sangat digemari orang dalam berlibur. Contoh dari dataran pantai antara lain Pantai Kuta yang berada di Bali.

Baca Juga:  Pengertian Promosi, Fungsi Promosi, Jenis Promosi, Contoh Promosi Terlengkap
Loading...

Dataran Rendah

Dataran rendah merupakan hamparan luas tanah yang memiliki ketinggian yang jika diukur dari permukaan air laut maka relatif rendah yakni sekitar 200-300 metar diatas permukaan laut (dpl). Istilah dataran rendah bisa diterapkan di kawasan manapun dengan hamparan yang luas dan relatif datar yang berbalik dengan dataran tinggi. Suhu udara pada dataran rendah, khususnya pada wilayah Indonesia yaitu sekitar 23-28 derajat Celcius sepanjang tahun.

Dataran rendah biasanya sering dimanfaatkan untuk tempat tinggal oleh sebagian masyarakat Indonesia karena suhu di dataran rendah sangat nyaman sebab tidak terlalu dingin seperti di dataran tinggi dan tidak terlalu panas seperti di pesisir. Contoh dataran rendah yang berada di Indonesia yaitu daerah Cianjur, Jawa Barat.

Dataran Tinggi

Dataran tinggi atau disebut dengan Plato/Plateau yaitu dataran yang berada pada ketinggian diatas 700-1.000 meter diatas permukaan air laut. Dataran tinggi bisa terbentuk karena hasil ereosi atau sedimentasi.

Dataran tinggin mempunyai suhu yang lebih sejuk atau cenderung lebih dingin. Oleh sebab itu daerah dataran tinggi selalu terasa sejuk dan segar. Karena suhu yang selalu terasa segar, dataran tinggi sangat baik digunakan pada sektor pariwisata.

Contoh dataran tinggi di Indonesia yaitu dataran tinggi Dieng di Jawa Tengah, dan dataran tinggi Bandung, Jawa Barat. Beberapa dataran tinggi lainnya yang ada di Indonesia antara lain Datara Tinggi Dekkan, Dataran tinggi Gayo, Dataran Tinggi Malang, dan Dataran Tinggi Alas.

Perbedaan Dataran Tinggi dan Dataran Rendah

Perbedaan dari dataran tinggi dan dataran rendah antara lain sebagai berikut:

Ketinggian Tempat
Dataran rendah mempunyai ketinggian dibawah 200 meter diatas permukaan air laut, sedangkan untuk dataran tinggi mempunyai ketinggian diatas 200 meter diatas permukaan air laut.

Baca Juga:  5 Fungsi Samudra Bagi Kehidupan Manusia Lengkap

Kontur Wilayah
Dataran tinggi mempunyai kontur wilayah yang tidak rata, menjadikan banyak dijumpai turunan atau tanjakan di wilayah dataran tinggi ini dan sebaliknya, dataran rendah mempunyai kontur wilayah yang lebih rata.

Dataran tinggi biasanya terkena erosi, lalu pada dataran rendah lebih berisiko terkena banjir. Daerah dataran tinggi mempunyai persediaan air bersih yang sangat banyak karena di dataran tinggi ini aliran sungai masih cukup bersih dan juga banyak ditemukan air terjun. Sedangkan pada dataran rendah lebih sering ditemukan birunya air pantai, sungai-sungai dan danau.

Komoditi
Daerah dataran tinggi mempunyai komoditas seperti tanaman yang dapat hidup di tempat tinggi seperti strawberry, kentang, kubis dan lain sebagainya. Untuk dataran rendah biasanya mempunyai komoditi seperti makanan laut.

Potensi Wisata
Pada dataran tinggi seringkali ditemukan tempat wisata yang menonjolkan keindahan alamnya seperti pemandangan ketinggian. Lalu pada daerah dataran rendah yang banyak menonjolkan wisata bahari atau laut dan wisata pantainya.

Makanan dan Minuman
Masyarakat yang tinggal di lingkungan dataran tinggi biasanya lebih suka makanan yang membuat tubuh hangat karena dataran tinggi memiliki suhu yang dingin atau hangat. Sedang untuk masyarakat yang berada di dataran rendah lebih suka dengan makanan dan minuman yang membuat terasa segar seperti es.

Perekonomian Masyarakat
Mata pencaharian masyarakat pada daerah dataran tinggi seringkali bergantung dari pertanian atau perkebunan. Namun untuk daearh dataran rendah mata pencahariannya seperti industri, perkebuhan karet dan lainnya.

Demikianlah telah dijelaskan tentang Pengertian Dataran, Jenis-Jenis, Perbedaan Terlengkap semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.

Baca Juga:

Baca Juga:  Pengertian Air Tanah Dan Macam Jenisnya Lengkap
Rate this post
Loading...