Pengertian Kalimat Aktif, Kalimat Pasif, Ciri, Jenis, Contoh Terlengkap

Loading...

Pengertian Kalimat Aktif, Kalimat Pasif, Ciri, Jenis, Contoh Terlengkap – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang kalimat aktif dan pasif. Yang meliputi pengertian kalimat aktif, pengertian kalimat pasif, ciri-ciri, jenis-jenis dan contohnya dengan pembahasan lengkap dan mudah dipahami. Untuk lebih detailnya silakan simak ulasan dibawah ini dengan seksama.

Pengertian Kalimat Aktif

Kalimat aktif merupakan kalimat yang mana subjeknya dengan aktif melakukan sesuatu dalam bentuk predikat kepada objeknya. Kemudian, kalimat pasif merupakan kalimat yang mana subjeknya diberikan suatu tindakan dalam bentuk predikat oleh objeknya.

Sehingga antara kalimat aktif dan kalimat pasif bertolak belakang, tetapi pada umumnya kalimat aktif bisa dipastikan dan begitu sebaliknya, kalimat pasif bisa diaktifkan.

Ciri-Ciri Kalimat Aktif
Pengertian Kalimat Aktif, Kalimat Pasif, Ciri, Jenis, Contoh

Adapun ciri-ciri dari kalimat aktif dan contohnya diantaranya sebagai berikut:

  • Subjek di kalimat aktif adalah pelaku suatu tindakan. Misalnya, Doni membeli kue (Doni= Subjek, membeli=tindakan); Abi mengambil celana (Abi= Subjek, mengambil= Tindakan); Ibu menjual makanan (Ibu= Subjek, menjual= Tindakan).
  • Seringkali predikat pada kalimat aktif mempunyai imbuhan Me- atau Ber-. Contohnya Ibu memasak air; Dina bermain robot.
  • Pola kalimat Subjek-Predikat-Objek-Keterangan (SPOK atau SPO) atau terdapat pula kalimat yang tidak memerlukan objek yang berpola Subjek-Predikat-Keterangan (SPK). Contohnya:
  • Nina membaca buku di perpus. (Nina= Subjek, Membaca= Predikat, Buku= Objek).
  • Ibu membaca majalah di teras. (Ibu=Subjek, Membaca=Predikat, Majalah=Objek, di Teras= Keterangan)
  • Nina memasak di dapur. (Nina=Subjek, Memasak=Predikat, di dapur=Keterangan).
Baca Juga:  Pengertian Media Massa Beserta Jenis Dan Fungsinya lengkap

Ciri-Ciri Kalimat Pasif

Dibawah ini adalah ciri-ciri dari kalimat pasif, antara lain:

Loading...
  • Objek di kalimat pasif adalah subjek di kalimat aktif. Contoh: Sepeda dimainkan Andi; Gelas diambil doni.
  • Seringkali unsur predikat di kalimat pasif memiliki imbuhan di-, ter-, di-kan, atau ter-kan. Contohnya: Buku dibaca oleh Tono; Kue dibeli oleh mama; Bunga tersirami oleh Sari.
  • Biasa ditandai kata “oleh”, tetapi apabila kata tersebut dihilangkan, tidak akan terjadi perubahan arti oleh kalimat pasif. Contohnya: Air ditumpahkan Dewi; Sapu diambil Nadia; Handphone terbawa Riko.

Jenis-Jenis Kalimat Aktif

Kalimat Aktif Transifit
Kalimat aktif transifit merupakan kalimat aktif yang membutuhkan objek di kalimatnya menjadikan polanya S-P-O (Subjek – Predikat – Objek) atau S-P-O-K/Pel (Subjek – Predikat – Objek – Keterangan atau pelengkap).

Contoh kalimat aktif transifit antara lain: Ibu membuang sampah di tong, Ani mendengarkan musik, Ayah menonton televisi di ruang keluarga.

Ada dua jenis kalimat aktif transitif yakni Kalimat Aktif Ekatransitif dan Kalimat Aktif Dwitransitif.

Loading...

Kalimat Aktif Ekatransitif
Kalimat aktif ekatransitif merupakan kalimat aktif yang lengkap dengan objek tetapi tidak mempunyai pelengkap atau keterangan. Sehingga dapat disebut dengan kalimat ekatransitif yaitu kelompok kalimat transitif yang tidak berpelengkap atau keterangan. Pola kalimat aktif ekatransitif adalah S-P-O. Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat aktif ekatransitif, adalah:

  • Nadin menyapu halaman
  • Ibu mencuci pakaian
  • Ibu memasak air

Kalimat Aktif Dwitransitif
Kalimat aktif dwitransitif merupakan kalimat aktif yang lengkap dengan objek dan juga pelengkap atau keterangan. Sehingga dapat disebut apabila kalimat dwitransitif merupakan kelompok kalimat transitif yang mempunyai objek dan pelengkap sekaligus. Dibawah ini adalah beberapa contoh kalimat aktif dwitransitif, antara lain:

  • Cici merapikan buku dengan baik
  • Ibu memasak nasi di dapur
  • Andi bermain pingpong di lapangan
Baca Juga:  Pengertian Teks Eksposisi, Tujuan, Ciri-Ciri, Struktur, Kaidah, Jenis, Contoh Terlengkap

Kalimat Aktif Intransitif
Kalimat aktif instransitif merupakan jenis kalimat aktif yang lengkap dengan objek kalimat, akan teapi disertai oleh kata keterangan atau pelengkap. Kalimat aktif intransitif memiliki pola S-P-K/Pel (Subjek-Predikat-Keterangan atau Pelengkap). Dibawah ini adalah beberapa contoh kalimat aktif intransitif antara lain:

  • Lala bermain sepanjang hari
  • Dini merenung di kamarnya
  • Ibu memasak di dapur

Klasifikasi Jenis Kalimat Pasif

Macam-macam jenis kalimat pasif dikategorikan menurut objeknya dan menurut predikatnya.

Jenis-Jenis Kalimat Pasif Menurut Objeknya

Kalimat Pasif Transitif
Kalimat pasif transitif merupakan kalimat pasif yang lengkap dengan objek kalimat, baik objek tersebut lengkap dengan keterangan atau pelengkap maupun tidak. Dibawah ini adalah beberapa contoh kalimat pasif transitif antara lain yakni:

  • Air dimasak ibu
  • Buah dimakan Sofi
  • Sepeda diperbaiki ayah tadi sore

Kalimat Pasif Intransitif
Kalimat pasif intransitif merupakan kalimat pasif yang tidak lengkap dengan objek, hanya disertai keterangan atau pelengkap. Dibawah ini adalah beberapa contoh kalimat pasif intransitif.

  • Buku itu terkena air semalam
  • Kecebong dipelihara di dalam kolam

Jenis Kalimat Pasif Menurut Predikatnya

Kalimat Pasif Tindakan
Kalimat pasif tindakan merupakan kalimat pasif yang predikatnya dalam bentuk tindakan. Seringkali predikatnya ditambahi imbuhan di atau di-kan. Dibawah ini adalah beberapa contoh kalimat pasif tindakan.

  • Lampu dinyalakan oleh kakak
  • Pulpen itu dibelikan ibu

Kalimat Pasif Keadaan
Kalimat pasif keadaan merupakan kalimat pasif yang predikatnya dalam bentuk keadaan. Seringkali predikat kalimat pasif memiliki imbuhan ke-an. Dibawah ini adalah beberapa contoh kalimat pasif keadaan.

  • Rumahnya kebakaran semalam
  • Kucing itu kedinginan ketika terkena air

Demikianlah telah dijelaskan tentang Pengertian Kalimat Aktif, Kalimat Pasif, Ciri, Jenis, Contoh Terlengkap semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.

Baca Juga:  Pengertian Perpustakaan, Fungsi, Tujuan, Jenis, Peran Perpustakaan Terlengkap

Silakan Baca Juga:

Rate this post