Pengertian Insomnia, Gejala, Penyebab, Ciri-Ciri, Jenis-Jenis, Mengatasi Terlengkap

Loading...

Pengertian Insomnia, Gejala, Penyebab, Ciri-Ciri, Jenis-Jenis, Mengatasi Terlengkap  – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang Insomsia. Yang meliputi pengertian insomnia, gejala insomnia, penyebab insomnia, ciri-ciri insomnia, jenis-jenis insomnia dan cara mengatasi dengan pembahasan lengkap dan mudah dipahami. Untuk lebih detailnya silakan simak ulasan dibawah dengan seksama.

Pengertian Insomnia

Menurut Wikipedia, Insomnia adalah gejalan kelainan dalam tidur berupa kesulitan untuk tidur. Pengertian lain menurut Rafknowledge (2004:57) insomnia adalah keluhan yang sering muncul berupa kendala-kendala seperti kesulitan tidur, tidur tidak tenang, kesulitan menahan tidur atau untuk tetap tidur, seringnya terbangun di pertengahan malam dan seringnya terbangun lebih awal pada diri seseorang.

Gejala Insomnia

Vrisaba (2002) Insomnia merupakan gejala atau penyakit dikarenakan kurang tidur atau terganggu oleh jam-jam dari bagian waktu yang tidak sadar adalah bagian terpenting untuk menuju tidur nyenyak. Penderita insomnia sebenarnya juga bukan semata-mata karena disebabkan seringnya kurang tidur atau berada dalam pendeknya masa tidur, tetapi sangat mungkin dikarenakan oleh terdapat beberapa faktor faktor lain.

Menurut Laniwaty (2013:13) Insomnia atau ganguan sulit tidur adalah sebuah kondisi seseorang dengan kuantitas dan kualitas tidur yang kurang. Gejala insomnia bisa dijelasan sebagai berikut:

  • Kesulitan mengawali tidur (initial insomnia) seringkali dikarenakan oleh terdapat gangguan emosi keteganan atau gangguan fisik seperti lebih yang berlebih atau terdapat penyakit yang menggangu fungsi organ tubuh.
  • Bangun lebih awal (early awakening) adalah bisa dimulai tidur dengan normal, tetapi tidur mudah terputus atau bangun lebih awal dari waktu tidur biasanya, dan juga kemudian tidak dapat kembali tidur. Gejala ini biasa terjadi dengan bertambahnya usia seseorang atau karena depresi dan lain sebagainya.
Baca Juga:  7 Kelainan Dan Gangguan Pada Darah & Sistem Peredaran Darah

Penyebab Insomnia

Beberapa faktor yang menyebabkan yang pada akhirnya pada kondisi sulit tidur pada jangka waktu yang sangat lama. Mulai dari akibat gaya hidup dan masalah kenyamanan ruangan kamar, sampai dikarenakan terdapat gangguan psikologi, masalah kesehatan fisik, dan efek samping obat-obatan.

Loading...

Ciri-Ciri Insomnia

Adapun ciri-ciri insomnia adalah sebagai berikut:

Merasa Lelah Yang Lebih
Cepat lelah sering dirasakan oleh setiap orang yang mengalami insomnia, karena metabolisme pada orang yang menderita insomnia akan berkurang fungsinya. Itu menjadi sebab orang yang menderita insomnia bisa dilihat dari ciri-ciri dengan dia sering merasa cepat lelah.

Mudah Marah
Seringkali orang yang mengantuk, lapar atau lelah akan lebih sensitif, orang yang mengalami insomnia salah satunya yakni mengalami kelelahan, ngantuk, lapar dan sebagainya. Itu menjadi sebab bagaimana orang yang mengalami insomnia menjadi lebih cepat marah dan sangat mudah tersinggung.

Loading...

Nyeri Perut
Orang yang lelah tentu ingin segera tidur atau istirahat, bahkan lupa makan. Karena itu banyak yang mengalami insomnia dilihat dari kesehatan perutnya. Selain kurang asupan makanan, asupan istirahat juga kurang menjadikan perut nyeri dan terserang asam lambung yang akan merusak lambung lebih parah lagi.

Tangan Berkeringat
Ciri-ciri yang terlihat lainnya yaitu tangan penderinta insomnia, pada saat malam hari ketika tidur, penderita insomnia akan mengalami tangatn yang berkeringat. Tangan berkeringat ini disebabkan gelisahnya otak sehingga tidak merasakan rileks yang membuat tubuh menjadi mudah berkeringat terutama pada bagian tangan. Ketika insomnia, otak sangat susah dikontrol dan ketenangan pun sulit untuk diperoleh.

Jenis-Jenis Insomnia
Pengertian Insomnia, Gejala, Penyebab, Ciri-Ciri, Jenis-Jenis, Mengatasi

Insomnia menurut National Institutes of Health (1995) bisa dibedakan menjadi trasient (sementara), intermittent (kadang-kadang) dan kronis (konstan). Menurut klasifikasi diagnostik WHO di tahun 1990, insomnia dikategorikan dalam golongan DIMS (Disorder of Initiating and Maintainig Sleep). Menurut Lanywati (2001:14) Secara umum insomnia dibedakan menjadi dua jenis yakni:

Baca Juga:  √ Pengertian Fermentasi, Fungsi, Jenis, Manfaat, Tujuan & Contohnya

Insomnia Primer

Adalah gangguan sulit tidur yang penyebabnya belum diketahui dengan pasti dan seringkali berlangsung lama atau kronis (Long Term Insomnia). Insomnia primier biasanya menyebabkan munculnya komplikasi kecemasan dan depresi yang justru bisa menjadi sebab insomnia akan sangat parah.

Insomnia Sekunder

Adalah ganggauna sulit tidur yang penyebabnya bisa diketahui dengan pasti. Penyebab bisa karena faktor gangguan sakit fisik dan gangguan kejiwaan (psikis). Insomnia sekunder dibagi menjadi dua yakni insomnia sementara (transient insomnia) dan insomnia jangka pendek (short term insomnia)

Insomnia sementara (transient insomnia) terjadi pada seseorang yang bisa tidur normal, tetapi karena ada stress atau ketegangan sementara membuatnya sulit tidur. Sedangkan insomnia jangka pendek (short term insomnia) adalah gangguan sulit tidur yang terjadi pada para penderita sakit fisik atau memperoleh stress situasional.

Mengatasi Insomnia

Insomnia yang disebabkan karena kebiasaan atau pola hidup tertentu yang tidak sehat, maka dapat diatasi dengan memperbaikinya. Dan jika disebabkan karena gangguan kesehatan (seperti kecemasan) maka sebaiknya melakukan terapi menghilangkan rasa cemas tersebut seperti terapi perilaku kognitif. Terapi ini dapat membantu pasien merubah pola pikir dan tingkah laku yang mempengaruhi tidur mereka.

Demikianlah telah dijelaskan tentang Pengertian Insomnia, Gejala, Penyebab, Ciri-Ciri, Jenis-Jenis, Mengatasi Terlengkap semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.

Silakan Baca Juga:

Rate this post